Cara Melatih Burung Hantu untuk Pemula

Melatih Burung Hantu – Pernahkah kita melihat atraksi burung hantu yang jinak dan penurut ketika dipanggil oleh majikannya? Apakah kita bisa melakukan hal yang sama seperti demikian? Bisakah burung hantu peliharaan kita menghampiri dan menurut ketika diberi perintah? Jawabannya tentu saja bisa dengan syarat kita melatihnya dengan benar, kita merawatnya dengan baik, dan tentu saja umur burung hantu yang tepat. Soalnya burung hantu sudah dewasa biasanya akan sulit sekali untuk jinak, karena insting alam liarnya sudah terbentuk. Jika ketiga syarat diatas sudah terpenuhi insya allah burung hantu kita bisa jinak dan mengikuti perintah yang kita diberikan padanya.

Dalam melatih burung hantu kita mengandalkan makanan sebagai pendorongnya, jadi latihlah burung hantu saat dalam kondisi lapar, setelah pelatihan batu burung hantu bisa diberi makanan sepenuhnya. Lamanya latihan bisa disesuaikan pada karakter burung hantu masing-masing. Makanan yang digunakan sebagai umpan dalam pelatihan disesuaikan dengan jenis burung hantu.

burung-hantu-terlatih
Foto dari https://www.facebook.com/feriorez

Jika kita melatih jenis burung hantu yang kecil biasanya gunakan serangga (jangkrik, dubia, dll) tetapi jika kita melatih burung hantu berukuran besar gunakan suwir-suwir daging, burung mprit, burung puyuh, atau tikus. Berikan saja makanan kesukaannya agar lebih mudah. Makanan yang harus di hindarkan:  cicak, tikus got, kecoa, ulat, cacing, emprit gaul yg diwarnai, ikan (kecuali jenis buffy fish).

Daftar Isi

Tahapan Melatih Burung Hantu

Sebelum melakukan pelatihan terhadap burung hantu ada baiknya anda membaca postingan sebelumnya yaitu istilah-istilah dalam BOP agar istilah yang saya sebutkan dalam postingan ini tidak membuat anda bingung.

Tahap Pertama Melatih Burung Hantu

Tahap pertama dalam melatih burung hantu yaitu kita harus membiarkan burung hantu menyesuaikan diri dengan lingkungannya yang baru. Tujuannya disini adalah agar burung hantu tidak takut dengan manusia dan tidak memasang posisi defend atau batting saat akan disentuh atau didekati. Akan lebih baik lagi jika kita memelihara burung hantu sedari kecil atau chick karena biasanya usia ini burung hantu akan lebih mudah jinak dengan manusia.

Usia yang tepat untuk melatih burung hantu atau BOP biasanya paling telat usia brancher awal, karena usia ini burung hantu masih mudah untuk dijinakkan jika usia Juve biasanya burung apa sedikit melawan tentu butuh kesabaran yang lebih dan kurang cocok bagi pemula.

Tahap ini dilakukan dengan cara memberi perawatan yang baik pada burung hantu. Mulai dari pemberian pakan yang disukai, pemberian tempat tinggal burung hantu yang pas, mengajak burhan jalan-jalan, memberi makan dengan cara menyuapi dengan tangan, sisihkan waktu untuk berinteraksi seperti mengusap-ngusap burhan, tempatkan burhan di lingkungan yang sejuk dan teduh, perawatan ini bisa dibaca di : merawat burung hantu.

Penting!! Saat burung hantu menelan makanannya sebut nama burung hantunya atau bunyikan peluit (bebas apa saja tandanya yang penting unik dan tidak berubah-rubah). Tahapan ini selesai saat burung hantu sudah jinak, tidak takut lagi didekati manusia, sudah percaya dan merasa punya ketergantungan pada kita (ketergantungan pakan terutama).

Tahap Kedua Melatih Burung Hantu

Tahap ini dilakukan saat burung hantu usia brancer akhir atau juve, yang penting burung hantu sudah bisa lompat dan terbang sedikit.

Metode JTTF (Jump To The Fist)

Tahapan ini dilakukan dengan tujuan agar burung melompat menghampiri kita untuk mengambil makanan. Partner kita tempatkan di pearch (tenggeran). Kemudian dekatkan tangan kita di depannya berikan umpan hidup atau makanan yang disukai agar burung hantu menghampiri dengan cara melangkah terlebih dahulu. Saat melakukan ini lebih aman menggunakan glove (sarung tangan) agar tidak terluka.

cara-melatih-burung-hantu
Foto dari https://www.facebook.com/chila.imuet.56

Setelah itu mundurkan jarak kira-kira burung hantu akan melompat menghampiri makanan yang akan kita berikan. Lakukan ini pada saat burung hantu merasa lapar. Seperti biasa sebut namanya atau bunyikan peluit ketika burung hantu mengambil dan menelan makanannya. Lakukan ini terus-menerus sampai burung hantu hafal dan sudah lancar melompat ke tangan kita saat akan diberikan makan.

Metode FTTF (Fly To The Fist)

Setelah JT FF lancar dilakukan langkah selanjutnya yaitu kita mundurkan jarak agar burung hantu terbang menghampiri kita kira-kira sekitar 1 meter dululah berikan umpan di tangan kita sambil Memanggil nama atau suara yang biasa suara peluit yang biasa kita bunyikan ketika memberi makan.

Mundurkan jarak sedikit demi sedikit sampai partner kita hafal, lakukan ini dengan sabar sampai partner kita benar-benar hafal dan lancar. Hati-hati saat melakukan ini barang kali owl hinggap di kepala anda hehehe.

Metode FF (Free Flight)

Dalam tahap ini jarak umpan dimundurkan atau Deket jauh kira-kira 20 meteran Panggil partner dan berikan umpan jika partner tidak mau menghampiri kita lakukan dari jarak 10 meter terlebih dahulu sabar sampai partner menghampiri dengan sendirinya Letakkan partner di tempat yang agak tinggi agar mudah untuk merespon.

tahapan-melatih-burung-hantu
Foto dari https://www.facebook.com/daniel.evan.9

Kunci untuk melatih burung hantu adalah jadikan burung hantu sebagai partner kita. Kita tidak boleh memaksa atau berlaku kasar karena perlakuan tersebut sangat tidak disukai oleh burung hantu. Berikan kebutuhan mereka, rawat dengan baik dan berikan perhatian, melatih burung hantu pada umur yang tepat dan sabar dalam melatihnya.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.