Merpati adalah binatang yang masuk kedalam famili columbidae yang mempunyai berbagai macam kerabat, seperti perkutut, burung puter, tekukur dan lainnya. Merpati selayaknya makhluk hidup lainnya mempunyai berbagai macam penyakit yang bisa menjangkitnya. Penyebab sakit pada merpati bisa bermacam-macam sebab dari virus, bakteri, sampai jamur. Cara penyembuhan dan perawatannya pun berbeda-beda tergantung penybab sakitnya burung. Untuk memudahkan, kita kelompokkan jenis penyakit merpati berdasarkan penyebabnya diantaranya

1. Penyakit Yang Disebabkan oleh Virus

  • Newcastle Disease (ND)

Newcastle-Disease-pada-merpati-300x204

ND atau lebih dikenal dengan penyakit tetelo pada merpati disebabkan oleh paramyxovirus yang menyerang bagian saraf pada merpati. Masa inkubasi pada infeksi alamiah adalah sekitar 4-6 hari. Ciri dari penyakit tetelo ini yaitu burung terlihat murung, kepala ‘gideg-gideg’ seperti orang yang sedang triping, merpati bergerak kacau atau tidak terarah karena penyakit ini menyerang syaraf yang merupakan kontrol untuk gerakan. Jika sembuh dari penyakit ND pun kemungkinan besar merpati tidak bisa bekerja secara optimal, dikarenakan sistem syarafnya terganggu. baca : cara mengobati Tetelo pada merpati

  • Pigeon Pox (patek)

Pigeon_Pox-300x225

Pigeon Pox atau patek. Pada penyakit ini virus yang menyerang kulit / selaput lendir virus ini hanya bisa menyerang permukaan kulit yang terluka dan tidak bisa menyerang kulit yang sehat. Biasanya penyakit ini ditularkan melalu air liur, bisa tertular melalui pakan bersama dan air, atau ditularkan oleh nyamuk melalui gigitan. Nyamuk bisa membawa virus selama beberapa minggu dan kemudian mengirimkan ke burung setelah melewati masa inkubasi 4 sampai 10 hari didalam tubuh nyamuk cara mengobati patek merpati.

  • Herpesvirus
  • Adenovirus
  • Circovirus
  • Arbovirus

2. Penyakit yang Disebabkan oleh Bakteri

  • Paratyphoid

Paratyphoid, dikenal dengan nama salmonellosis atau salmonella yaitu penyakit merpati yang sangat menakutkan. Bakteri salmonella sebagai penyebab utamanya. Penyakit ini sangat mengetikan karena kita sulit mengenali gejala penyakit ini. Paratyphoid dikenal juga dengan penyakit sendi (uci-uci) karena menyerang sendi-sendi merpati. Sayap akan terkulai, sendi bahu terlihat membengkak dan pergelang kaki juga terserang. Paratyphoid menyerang melalui usus, hati dan ginjal sehingga merpati menjadi kurus bahkan berakibat kematian. Jika sudah parah, mata merpati akan membengkak. Kasus ini seringkali menyerang merpati muda. Dan paratyphoid dapat ditularkan dari induk ke anaknya melalui telur. Jika terjadi seperti ini didalam kandang lebih baik segera pisahkan merpati yang sehat dan lakukan sterilisasi kandang.

  • E-Coli

Estheria Coli adalah bakteri yang dapat menyerang semua jenis binatang. Penyakit ini juga terbilang sangat sering ditemukan pada merpati. Studi pada Universitas Ghent di Belgia membuktikan bahwa E.Coli menyerang 12% dari merpati yang diamati. E Coli berasal dari sanitasi yang jelek, kondisi tempat pakan dan minum yang kurang bersih.

  • Mycoplasmosis
  • Clamydiosis
  • Pseudotuberculosis
  • Aspergillosis
  • Candidiasis
  • Ulcerative Enteritis
  • Streptococus Bovis

Dari jenis penyakit tersebut di atas, yang paling umum dijumpai adalah Paratyphoid, Clamydiosis, Streptococus Bovis dan E-Coli

3 Penyakit yang disebabkan oleh Protozoa

  • Coccidiosis

Penyakit ini menyebabkan peradangan pada intestin (usus) yang disebabkan oleh protozoa. Jika daya tahan tubuh dalam erpati melemah maka protzoa ini akan menyerang karena sebenarnya protozoa ini telah tinggal didalam tubuh merpati. Ciri ciri burung yang terkena coccidiosis mengalami mencret hebat, jadi burung akan cepat menjadi kurus, dan penampilan tampak pucat kekurangan darah. Sering ada gumpalan kotoran di pantat burung. Penularan penyakit ini adalah melalui pakan air minum dan interaksi antar burung maupun udara.

  • Trichomoniasis/Canker (Goham)

canker-300x238

Penyebabnya  parasit bersel tunggaltrichomonas gallinae. Parasit ini ditemukan pada mulut, tenggorokan dan tembolok. Gejala awal terlihat banyaknya liur / ludah pada mulut dan tenggorokan. Jika sudah parah, ditemukan bintik kuning pada rongga tenggorokan.  Dan jika dicium akan tercium bau yang tidak enak. Goham atau canker ini termasuk penyakit merpati yang sangat sering sekali kita jumpai.

  • Malaria
  • Pseudomalaria
  • Hexamitiasis
  • Toxoplasmosis
  • Leucocytozoonosis

Dari jenis penyakit tersebut di atas, yang paling umum adalah coccidiosis dan Canker (goham). Baca : Cara mengobati goham pada merpati

4. Penyakit yang disebabkan oleh parasit

  • Cacing Pita (tapeworm)
  • Cacing Gelang(roundworm)
  • Cacing Rambut.(hairworm)

Penyakit yang disebabkan parasit seperti cacing ini sangat sering pula kita jumpai pada merpati. Penyakit ini menyebabkan nutrisi tidak bisa diserap secara penuh oleh merpati karena parasit cacing ini ikut menyerap nutrisi pada makanan yang dimakan merpati. Ciri-ciri dari penyakit ini adalah terdapat gumpalan dikotoran, terkadang ada cacing yang keluar di dubur burung, dan burung menjadi kurus.

5. Penyakit yang disebabkan oleh Ectoparasite (Kutu)

  • Lice
  • Mites
  • Pigeon Fly

Penyakit diatas disebabkan oleh kutu, cirinya burung sering menggaruk badannya dan terlihat ada kutu yang beterbangan, terlihat juga kutu kecil yang enyelip di bulu-bulu. Jika sudah parah bulu bisa terkoyak karena gigitan kutu ini dan terdapat luka pada kulit merpati.

Diatas adalah beberapa penyakit merpati yang sering dijumpai cara pengobatan pada penyakit merpati nanti saya posting satu persatu insyaAllah.

Join the Conversation

4 Comments

  1. men kalau obat alami supaya stamina dan kesehatan si merpati selalu terjaga pakai resep apa????

    1. Pakai herbal om untuk jaga kesehatan merpati. kaya kunyit, kencur, jahe dll. Untuk resepnya nanti yah ditunggu.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.