Cara Budidaya Ikan Lele Dumbo dan Sangkuriang di Kolam Terpal atau Tanah

Budidaya Ikan Lele – Ikan lele adalah salah satu komoditi pakan yang permintaan pasarnya cukup besar. Hal ini bisa jadi karena menjamurnya usaha-usaha kuliner yang menggunakan lele sebagai bahan utamanya. Mulai dari pecel lele, pecak lele, lele goreng, lele asam, lele bumbu kuning dan makanan lainnya yang menggunakan lele hehe jadi ngiler nih. Disamping itu ikan lele harganya terjangkau juga sangat baik dan sehat untuk dikonsumsi.

Karena permintaan pasarnya cukup besar tentunya menjadikan bisnis berternak ikan lele ini menjadi salah satu peluang usaha yang bisa teman-teman geluti. Mulai dari menjadi agen bibit lele (penghasil anakan ikan lele untuk dibesarkan) atau juga kita bisa membesarkan ikan lele untuk kemudian dijual. Nah pada kali ini saya akan fokus kepada pembesaran ikan lele, karena untuk menghasilkan anakan lela atau memijah ikan lele sudah saya bahas disini : cara mengawinkan ikan lele.

cara-budidaya-ikan-lele
Foto https://www.facebook.com/Vitamin-Ikancom-957188704394901/

Tenang saja ikan lele adalah ikan yang mudah sekali dipelihara dan mampu hidup dalam lingkungan yang minim oksigen sekalipun, ya pada intinya ikan ini kuat dalam bertahan hidup. Tetapi walaupun demikian kita harus tetap menjaga asupan nutrisi dan kebutuhan lainnya agar ikan lele dapat tumbuh dengan baik. Berikut ini cara sederhana dalam budidaya ikan lele, silahkan disimak.

Daftar Isi

Cara Budidaya Ikan Lele

Ada banyak teknik dalam budidaya ikan lele dalam hal ini saya akan sampaikan 2 teknik yaitu budidaya lele dengan kolam terpal dan kolam tanah. Kekurangan kelebihannya juga insya allah akan saya sampaikan silahkan pilih teknik mana yang cocok dengan anda. Tetapi sebelum itu mari kita bahas terlebih dahulu persiapan yang harus disiapkan dan beberapa tahapan dalam budidaya ikan lele. Silahkan disimak.

Persiapan kolam

Persiapan kolam terpal

Budidaya ikan lele dengan kolam terpal, kelebihan kolam terpal :

  • tidak membutuhkan tempat yang luas
  • biaya pembuatan kolam lebih murah
  • mudah dalam penggantian air
  • lebih fleksibel dan bisa di pindah sewaktu-waktu
  • lebih mudah mendeteksi adanya penyakit
  • lebih praktis waktu panen
  • mudah mengamati perkembangan dan perubahan ikan lele
  • lebih tahan terhadap hama dan penyakit
  • suhu air lebih stabil

Kekurangan kolam terpal :

  • air lebih cepat bau
  • kurangnya ion dan mineral tanah
  • tidak ada pakan alami
  • mudah rusak/lapuk/bocor (perlu pergantian berkala)

Untuk kolam terpal ada dua cara pembuatannya, yang pertama yaitu kita menggali tanah dan menghamparkan terpal di atasnya, yang kedua yaitu dengan mendirikan pondasi dari bambuatau besi sebagai kerangka dan menaruh terpal di atasnya, silakan dipilih mana yang lebih cocok bagi anda. Tidak ada pengaturan khusus pada kolam terpal ini hanya perhatikan beberapa hal agar ikan tetap sehat.

budidaya-ikan-lele-dengan-kolam-terpal
Foto https://www.facebook.com/pertanianraya/

Yang pertama yaitu perhatikan jumlah ikan jangan sampai kolam terpal penuh sesak dengan ikan, sisakan sebagian ruang agar ikan bisa bergerak. Yang kedua perhatikan kualitas air, kualitas air sering dianggap remeh oleh para peternak ikan tetapi dampaknya sangat besar, karena kualitas air yang baik akan membuat keberlangsungan ikan lebih tahan penyakit dan lebih sehat sehingga pertumbuhannya cepat.

Kolam tanah

Budidaya ikan lele dengan kolam tanah, Kelebihan kolam tanah :

  • tersedianya pakan alami
  • air tidak cepat bau karena ada siklus alami
  • banyak ion dan mineral
  • awet, tahan lama
  • pertumbuhan biasanya lebih cepat

Kekurangan kolam tanah :

  • sulit mengontrol pertumbuhan ikan
  • sulit menjaga dari predator
  • sulit mengontrol debit air ketika hujan
  • biaya pembuatan lebih mahal
  • terkadang ditemukan penyakit karena pengaruh tanah

Dalam pembuatan kolam tanah prosesnya lebih rumit dan panjang, oleh karena itu sudah kami bahas di halaman berikut : cara pembuatan kolam tanah.

budidaya-ikan-lele-dengan-kolam-tanah
Foto : https://www.facebook.com/sangkutifarm/

Memilih benih ikan lele

Bibit ikan lele adalah salah satu penentu keberhasilan budidaya ikan lele nantinya. Kualitas bibit-bibit lele ini menentukan kualitas hasil ternak kita nantinya. Bebas yah untuk memilih bibit lele yang dibutuhkan. Di Indonesia sendiri ada beberapa jenis ikan lele yang biasa ditemukan baca : jenis ikan lele.

Untuk budidaya ikan lele konsumsi beberapa peternak biasanya menyarankan ikan lele dumbo dan ikan lele sangkuriang. Karena ikan ini mempunyai ukuran yang cukup besar dan waktu pemeliharaannya yang cukup singkat. Untuk mendapatkan bibit ikan lele bisa dilakukan dengan cara pemijahan ikan lele atau membeli benih di para penjual. Budidaya ikan lele sangkuriang dan budidaya ikan lele dumbo menjadi rekomendasi saya jika teman-teman ingin beternak lele konsumsi.

Benih lele yang bagus dan sehat biasanya mempunyai gerakan yang lincah berwarna normal tidak terlalu pucat dan tidak berjamur dam memiliki ukuran benih ikan lele ini sekitar 5 sampai 7 cm. Sebelum menebar benih ada aturan agar bibit ikan lele tidak kaget terhadap perubahan lingkungan, ini mencegah stres pada ikan pada bibit ikan agar tidak cepat mati. Caranya dengan memasukkan ikan lele dalam plastik caranya dengan memasukkan ikan lele yang masih di dalam plastik bening benih ke dalam kolam jangan dibuka terlebih dahulu biarkan ikan beradaptasi dengan lingkungannya kurang lebih 10 sampai 15 menit setelah itu robek bagian plastik atau buka bagian plastik dan biarkan benih tersebut keluar dengan sendirinya plastik plastik ini bisa diganti dengan ember atau wadah bekas.

Pakan ikan lele

Untuk pakan ikan lele Anda bisa memilih beberapa merk pakan yang ada di pasaran silahkan pilih kualitas dan harga yang diinginkan. Indikator untuk pakan lele yang baik yaitu nilai FCR (food conversion ratio) lebih kecil dari 1 semakin kecil FCR maka semakin baik kualitas pakan tersebut. Anda juga bisa memberikan pakan tambahan selain pelet pada ikan lele atau membuat makanan pendamping sendiri. Pakan lele ini bisa disesuaikan ukurannya sesuai dengan umur ikan lele.

Menjaga kualitas air

Dalam beternak ikan salah satu faktor yang paling penting yaitu menjaga kualitas air. Kualitas air yang baik akan membantu ikan tumbuh dengan cepat dan sehat, tentunya membuat budidaya ikan lele cepat panen. Kualitas air ini harus terus dijaga dan dipantau setiap harinya karena dapat mempengaruhi kesehatan ikan. Jika air sudah tercium bau busuk maka buang sepertiga air bagian bawah dengan cara menyedot atau sifon.

Sedot bagian bawah kolam dan buang sisa-sisa timbunan kotoran yang ada di bawah lalu ganti dengan air yang baru. Awasi selalu kualitas air terutama dari sisa sisa makanan yang tidak habis di dasar kolam dan timbunan kotoran ikan yang bisa menimbulkan gas amonia atau hidrogen sulfida yang bersifat racun bagi ikan. Perlakuan ini hanya bisa dikalukan jika budidaya lele dengan kolam terpal.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.